Tahun 2018 adalah tahun politik, karena beberapa kota dan kabupaten di Indonesia akan mengadakan pesta demokrasi. Tentu akan banyak tragedi yang cukup bisa membuat masyarakat kaget karena kebanyakan dari kita masih sedikit yang pahan tentang arti kata Pesta Demokrasi. Kota dan Kabupaten yang akan melakukan Pesta Demokrasi dari jauh jauh bulan bahkan setahun sebelumnya sudah melakukan ancang-ancang untuk mengatur strategi dalam pelaksanaan Pesta Demokrasi pada Tahun 2018.
Pesta Demokrasi adalah sebuah ajang pemilihan Kepala Pemerintahan dan Wakil Kepala Pemerintahan baru yang dilakukan secara serentak oleh beberapa kota dan kabupaten yang ada di Indonesia. Pesta ini bisa menjadi batu loncatan untuk menata suatu daerah bisa menjadi lebih baik lagi bahkan sebaliknya. Untuk itu masyarakat harus berperan aktip dan membuka mata hati untuk memilih Kelapa Pemerintahan yang baik dan benar. Belakangan ini, bahkan setiap diadakannya Pesta Demokrasi, masyarakat Indonesia menjadikannya sebagai ajang pengumpulan recehan yang diambil dari Partai yang memberikannya. Padahal melakukan pemberian uang secara sukarela dalam Pesta Demokarasi adalah sama saja dengan Politik Uang. Dimana tujuan ini untuk menggiring masyarakat agar memilih Kepala Pemerintahan yang sudah dianjurkan oleh pemberi tadi.
Bilamana kesadaran berpolitik itu telah tumbub dalam sanubari hati masyarakat dan mau mengikuti proses Pesta Demokrasi secara benar. Kemungkinan untuk menciptakan Pemerintahan yang bersih dan baik akan terlaksana. Sayangnya kesadaran untuk itu masih nyaris sempurna. Mungkin gue rasa ini menjadi salah satu Akar permasalahan yang kerap terjadi di Indonesia terkhusus dalam Pesta Demokrasi. Maka menurut gue, hal yang harus di perbaiki adalah menbuat masyarakat paham tentang Politik dan membuat mereka mau untuk berperan serta secara Benar dalam melancarkan Pesta Demokrasi yang ada. Caranya, Pemerintah harus memberikan contoh yang baik penggunaan politik yang benar dan memberikan masyarakat peluang dalam memulai pelaksanaan politik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar